PENERAPAN METODE PROTOTYPING UNTUK APLIKASI GREEN FIX SEBAGAI SARANA PELAYANAN ADUAN MASYARAKAT
Keywords:
Prototyping, Aplikasi Mobile, Aduan Masyarakat, GreenFixAbstract
Pengaduan masyarakat mengenai isu lingkungan, seperti pembuangan sampah ilegal, pencemaran, dan kerusakan fasilitas publik, masih banyak dilaporkan dengan cara tradisional. Hal ini menyebabkan lambatnya proses penanganan serta kurang efektifnya pencatatan pengaduan. Penggunaan teknologi informasi melalui aplikasi mobile diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi layanan pengaduan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode prototyping dalam pembuatan aplikasi GreenFix sebagai alat untuk melayani pengaduan masyarakat berbasis mobile. Metode prototyping dipilih karena dapat melibatkan pengguna secara langsung dalam tahap perancangan, sehingga aplikasi yang dibuat lebih sesuai dengan keinginan pengguna. Langkah-langkah penelitian meliputi analisis kebutuhan pengguna, pembuatan prototype awal, penilaian oleh pengguna, perbaikan prototype, hingga pengembangan sistem akhir. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aplikasi GreenFix mempermudah masyarakat dalam menyampaikan pengaduan lingkungan dengan cepat, mudah, dan teratur. Selain itu, aplikasi ini juga mendukung pengelola dalam memantau, memverifikasi, dan menanggapi pengaduan yang diterima. Dengan demikian, penerapan metode prototyping terbukti efektif dalam menciptakan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan meningkatkan kualitas layanan pengaduan masyarakat.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal Information System and Management

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



